Senin, 26 Maret 2012

Info Lomba GIC 2012


Dalam rangka menyambut Gebyar Teknik Terpadu (GTT) alias hari jadi Fakultas Teknik UNNES, BSO EneRC mempunyai agenda lomba yang diberi nama Green Ilmy Competition (GIC). Ini adalah lomba keilmiahan dalam bentuk Paper Idea. Untuk keterangan lebih lanjut, berikut ketentuannya :
  1. Tema Lomba
    Kompetisi karya tulis ini betemakan “PeranTeknologi Tepat Guna sebagai Solusi Permasalahan Lingkungan” dengan tanpa batasan bidang ilmu.
  2. Syarat Lomba
    • Peserta merupakan mahasiswa aktif.
    • Perguruan Tinggi sederajat.Karya tulis dibuat oleh 2-3 mahasiswa.
    • Setiap peserta minimal 2 karya, sebagai ketua atau anggota. 
    • Peserta boleh beranggotakan lintas jurusan dan fakultas dalam satu Perguruan Tinggi atau sederajat. 
    • Mendaftar dengan mengisi formulir yang bisa di unduh di http://enerc.wordpress.com/ atau langsung klik DI SINI (Download Formulir) dan DI SINI (Download Panduan Lomba).
    • Naskah dan soft copy dikumpulkan di sekretariat EneRC Gd.E2 Lt 1 FT UNNES senin-jum’at pukul 08.00-16.00 WIB. 
    • Naskah beserta formulir pendaftaran bisa dikirim lewat pos ke alamat Kampus UNNES Gd. E2 Lt. 1, Sekaran Gunung Pati. Semarang 50229 dan Soft copy naskah bisa dikirim ke alamat email enerc_19@yahoo.com 
    • Pembayaran registrasi pendaftaran Rp.30.000,- langsung ke sekretariat EneRC atau ke No Rek BNI 0202654896 (Nur Rohman Arif).
  3. Sistematika Lomba
    A.    Judul
    B.     Latar Belakang
    C.     Pembahasan
    D.    Kesimpulan dan Saran.
    E.     Daftar Pustaka
    F.      CV Penulis
  4. Aturan Penulisan
    1.      Naskah diketik dengan font 12 Times New Roman dengan 1,5 spasi.
    2.      Ukuran kertas A4, Margin kiri 4cm, atas 3cm, kanan 3cm, bawah 3cm.
    3.      Naskah dibuat maksimal 10 halaman menggunakan tata bahasa yang baku.
    4.      Sampul dengan Soft cover warna orange.
  5. Alur Pelaksanaan Lomba
    ·         Sosialisasi dan Pendaftaran                                : 1-23 April
    ·         Batas Pengumpulan                                           : 24 April
    ·         Pengumpulan Finalis                                          : 1 Mei 2012
    ·         Presentasi Karya dan Pengumuman Penenang    : 6 Mei 2012
  6. Kriteria Lomba
    ·         Orisinilitas gagasan
    ·         Kreativitas dan inovasi yang ditawarkan 
    ·         Penulisan
    ·         Presentasi
  7. Fasilitas
    ·         Setiap peserta yang mengirimkan hasil karya akan mendapatkan sertifikat.
    ·         Total hadiah 1,5 juta :
    -          Juara 1 : Rp 700.000,-  + Tropi
    -          Juara 2 : Rp 500.000,-  + Tropi
    -          Juara 3 : Rp 300.000,-  + Tropi

Info lengkap :
  • Kampus UNNES Gd. E2 Lt. 1, Sekaran Gunung Pati. Semarang 50229 
  • CP Hudi (081901531100) 
  • CP Syahrul (085225195353)
»»  Baca Selengkapnya...

Minggu, 18 Maret 2012

Core Layer, Distribution Layer, dan Acces Layer


Lagi lagi lagi dan lagi…

Kayanya dari bangun tidur mpe mo tdur otak selalu dipenuhi dengan bayang-bayang jaringan (network) computer, hadeuuuchhhh……


Tapi gak apa lah, itung2 perjuangan belajar uda di itung ibadah. Amien…OK pada postingan malam ni (malem terakhir deadline tugas xxixixixi) ane akan ngepostin artikel semi formal mengenai hierarki topologi jaringan. Langsung aja nieh, Apaitu jaringan?

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Prinsip Umum Desain Jaringan (versi dari teman2 yang jiplak bin copas binti mereferensi sumber lain2) :
1.      Uji titik-titik tunggal yang rentan dengan cermat
2.      Perlu disiapkan jalur cadangan dan load balancing untuk untukmengatasi permasalahan kerusakan pada jaringan sehingga jika mengatasi permasalahan kerusakan pada jaringan, sehingga jika ada kerusakan tidak akan mengisolasi bagian jaringan.
3.      Memperhatikan Karakteristik Aplikasi dan traffic protokol yang digunakan.
4.      Misalnya memperhatikan aplikasi client-server dan sebagainya
5.      Melakukan analisis ketersediaan bandwidth
6.      Membangun jaringan dengan menggunakan model hierarki atau modularhierarki atau modular
7.      Memperhatikan Network Diameter, yaitu banyaknyapiranti yang harus dilewati sebuah packet sebelum mencapaitujuan. Network diameter harus didesain sekecil mungkin.

Desain Jaringan secara Hierarki

Desain jaringan secara Hierarki terdiri dari 3 layer :
1.      Layer Core (backbone) yang menyediakan tranportasi antar sites secara optimal
2.      Layer Distribution yang menyediakan koneksi berdasar kebijakan perusahaan ( policy-based connectivity)
3.      Layer Access (local) yang menyediakan workgroup/akses pengguna ke jaringan

Secara umum desain jaringan secara hierarki tampak seperti pada gambar dibawah ini :

Core Layer
High-speed switching backbone
  1. Didesain untuk memproses packet secepat mungkinDidesain untuk memproses packet secepat mungkin
  2. Dalam layer ini tidak dilakukan manipulasi packet, seperti misalnya access list dan pemfilteran yang akan men nda pengiriman packet akan menunda pengiriman packet.
  3. Titik kritis untuk menghubungkan piranti-piranti layer distribusi, sehingga penting untuk menjamin stabilitas koneksi dan pembuatan jalur cadangan.
  4. Mengumpulkan traffic dari semua piranti layer distribusi sehingga harus memiliki daya tampung distribusi, sehingga harus memiliki daya tampung dan daya kirim yang besardan cepat

Pada layer ini bertanggung jawab untu mengirim traffic scara cepat dan andal. Tujuannya hanyalah men-switch traffic secepat mungkin (dipengaruhi oleh kecepatan dan latency). Kegagalan pada core layer dan desain fault tolerance untuk level ini dapat dibuat sbb :
Yang tidak boleh dilakukan :
  1. Tidak diperkenankan menggunakan access list, packet filtering, atau routing VLAN. 
  2. Tidak diperkenankan mendukung akses workgroup. 
  3. Tidak diperkenankan memperluas jaringan dengan kecepatan dan kapasitas yang lebih besar.
Yang boleh dilakukan :
  1. Melakukan desain untuk keandalan yang tinggi ( FDDI, Fast Ethernet dengan link yang redundan atau ATM). 
  2. Melakukan desain untuk kecepatan dan latency rendah. 
  3. Menggunakan protocol routing dengan waktu konvergensi yang rendah.
Distribution Layer
Pada layer ini sering disebut juga workgroup layer, merupaan titik komunikasi antara access layer dan core layer. Fungsi utamanya adalah routing, filtering, akses WAN, dan menentukan akses core layer jika diperlukan. Menentukan path tercepat/terbaik dan mengirim request ke core layer. Core layer kemudian dengan cepat mengirim request tersebut ke service yang sesuai.
1.      Titik demarkasi antara layer Core dan Layer Access.
2.      Tempat melakukan manipulasi packet dan pemfilteran
3.      Dalam jaringan Campus, Layer Distribusi bisa berfungsiuntuk:
·         Pengalamatan dan Daerah Pengumpulan
·         Departemen/Fakultas atau Workgroup accessDepartemen/Fakultas atau Workgroup access
·         Pendefinisian Alamat domain broadcast/multicast
·         Routing untuk antar Virtual LAN (VLAN)
·         Transisi jenis media jika diperlukan
·         Keamanan data dan jaringan (Security)
Catatan:
Dalam ruang lingkup kecil layer distribusi biasanya digabungDalam ruang lingkup kecil, layer distribusi biasanya digabungjadi satu dengan layer Core.

Access Layer
  1. Titik bagi pengguna dihubungkan ke jaringan
  2. Bisa juga melakukan penyaringan untuk optimalisasikb h khkebutuhan pengguna secara khusus
  3. Dalam jaringan kampus, layer Access bisa berfungsiuntuk:
  4. Pbi bdidth▫ Pembagian bandwidth
  5. Pemfilteran layer Data Link (MAC Address)
  6. Microsegmentasi
  7. Dalam jaringan non kampus, layer access bisamenyediakan juga pengaksesan secara remote denganmenggunakan Frame Relay ISDN VPN atau Leased menggunakan Frame Relay, ISDN, VPN, atau Leased lines.
Pada layer ini menyediakan aksess jaringan untuk user/workgroup dan mengontrol akses dan end user local ke Internetwork. Sering di sebut juga desktop layer. Resource yang paling dibutuhkan oleh user akan disediakan secara local. Kelanjutan penggunaan access list dan filter, tempat pembuatan collision domain yang terpisah (segmentasi). Teknologi seperti Ethernet switching tampak pada layer ini serta menjadi tempat dilakukannya routing statis.
Kebetulan dalam jaringan Internal UAD sudah menerapkan desain tersebut diatas dengan detail spesifikasi teknis sbb:
  1. Core Layer di tangani mesin core.uad.ac.id BSD Minded dipadukan dengan Cisco Catalyst L3 (support multilayer) [118.97.x.x] dimana menangani jalur backbone utama ke ISP dan jalur Inherent
  2. Distribution Layer di tangani mesin router Mikrotik 3.23 level 6 menangani routing terpusat, jadi semua unit /lokasi tidak ada NAT kecuali untuk Lab, sehingga kita bisa terhubung ke semua device pada masing-masing unit /kampus.
  3. Access Layer ditangani mesin Mikrotik Router 3.23 level 6 dengan di bantu managable switch besutan Nortel dengan spesifikasi Nortel 2550T menangani VLAN di masing-masing kampus.
Daftar pustaka: 
  • http://phemonh.blogspot.com/2012/03/tugas-ii-keamanan-jaringan-komputer.html 
  • http://blog.uad.ac.id/imam_riadi/2009/06/24/core-distribution-access-layer-cisco-minded/
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 14 Maret 2012

Chapter 1 : Design Interaction

Nah para sobat ku sekalian,,,,
Sebenarnya q bingung si dengan apa yang akan ane isikan di blog ini...hehehehe (maklum buatnya krena tuntutan biar dpet nilai...). Untuk kali ini saya ingin nge-post-in hasil tugas ane yang baru jadi sekitar sejam yang lalu :)

Tugas ini adalah hasil resum dari e-book "INTERACTION DESIGN BEYOND HUMAN COMPUTER INTERACTION", tapi tenang aja sob, q gak akan nulis dalam versi inggris (soale q jga g paham hehehe). Jadi ane alih bahasakan dulu nieh e-book, baru ane resum. Gini nieh ceritanya dalam buku ini:
Pertama ane ini argument ane sob, menurut ane desain interaktif tu adalah suatu proses yang berfungsi untuk menentukan segala hal yang berkenaan dengan suatu produk yang akan diciptakan, seperti bentuk, motif, interface, dll. Itu pendapat ane sob.

Tujuan utama dari bab ini adalah :

  1. Menjelaskan perbedaan antara desain interaksi yang baik dan buruk
  2. Menggambarkan apa itu desain interaksi, dan bagaimana hubungan interaksi manusia dan komputer
  3. Menjelaskan kegunaan dari produk interaktif
  4. Menggambarkan keterkaitan di dalam proses desain interaksi
  5. Menguraikan berbagai bentuk pedoman yang digunakan dalam desain interaksi
  6. Memungkinkan anda untuk mengevaluai suatu produk interaktif dan menjelaskan apa yang baik dan buruk dalam hal tujuan dan prinsip desain interaksi




Perhatian utama dari desain interaksi adalah untuk menciptakan produk interaktif yang mudah digunakan. Dengan ini umumnya akan mudah di pelajari, efektif dalam penggunaan, and menyediakan pengalaman bagi pengguna.

Merancang suatu produk interaktif yang dapat digunakan sehingga harus mempertimbangkan siapa yang akan menjadi penggunanya dan dimana alat-alat tersebut akan digunakan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah jenis kegiatan yang dilakukan orang ketika berinteraksi dengan produk ini. Kesesuaian dengan jenis interface dan pengaturan input dan perangkat outputnya tergantung pada jenis kegiatan  apa yang perlu didukung.


Pada dasarnya, proses desain interaksi melibatkan empat aktivitas dasar:
1. Mengidentifikasi kebutuhan dan menetapkan persyaratan.
2. Mengembangkan rancangan alternatif yang memenuhi persyaratan.
3. Membangun versi interaktif dari rancangan sehingga mereka dapat dikomunikasikan dan dinilai.
4. Mengevaluasi apa yang dibangun selama proses berlangsung.

Selain empat aktivitas dasar rancangan, ada tiga karakteristik kunci dari proses desain interaksi :

  1. Pengguna harus terlibat melalui pengembangan proyek.
  2. Kegunaan spesifik dan tujuan pengalaman pengguna harus diidentifikasi, didokumentasikan dengan jelas, dan disepakati di awal proyek.
  3. Iterasi melalui empat kegiatan tidak bisa dihindari.
Selain berfokus terutama pada peningkatan efisiensi dan produktivitas di tempat 
kerja, desain interaksi semakin mengenai dirinya dengan menciptakan sistem yang:
 Memuaskan
 Menyenangkan
 Kesenangan
 Menghibur
 Bermanfaat
 Memotivasi
 Estetis
 mendukung kreativitas
 bermanfaat
 Memenuhi emosional
Tujuan dari produk interaktif adalah merancang produk yang menyenangkan, estetis 
dan sebagainya, prihatin terutama dengan pengalaman pengguna. Aspek yang telah 
dijelaskan sebagai kontribusi terhadap kesenangan meliputi: perhatian, kecepatan, 
bermain, interaktivitas, kontrol sadar dan bawah sadar, keterlibatan, dan gaya naratif. 
Berinteraksi dengan representasi virtual menggunakan perangkat fisik (misalnya, 
memukul-mukul plastik).

Nah...Udah capek nulisnya sob....
ini cuma protolan dari sebongkah buku, alo mo lanjut bacanya silahkan aja di download DI SINI (versi Resum : Indonesia) atau DI SINI (versi Asli : Inggris).

»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 08 Maret 2012

CIDR & VLSM

Tugas 1 makul Keamanan Jaringan Komputer ini dikasih tugas untuk mencari deskripsi ato pengertian dari CIDR dan VLSM (apaan ttuuuuhh.....). Kita langsung saja, cekidot...:)

Setelah semalem gak suntuk saya cari referensinya, berikut kesimpulan yang dapat saya jabarkan :

CIDR adalah singkatan dari Classless Inter-Domain Routing yaitu sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas-kelas (misal : kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E). Disebut juga sebagai supernetting.

CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C. permasalahan yang sering muncul dari penggunaan sistem yang lama adalah bahwa sistem tersebut meninggalkan banyak sekali alamat IP yang tidak digunakan alias terbuang sia-sia. Sebagai contoh, alamat IP kelas A secara teoritis mendukung hingga 16 juta host komputer yang dapat terhubung, sebuah jumlah yang sangat besar tentunya. Dalam kenyataannya, para pengguna alamat IP kelas A ini jarang yang memiliki jumlah host sebanyak itu, sehingga menyisakan banyak sekali ruangan kosong di dalam ruang alamat IP yang telah disediakan.

Sehingga CIDR dikembangkan sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak terpakai tersebut untuk digunakan di mana saja. Dengan cara yang sama, kelas C yang secara teoritis hanya mendukung 254 alamat tiap jaringan, dapat menggunakan hingga 32766 alamat IP, yang seharusnya hanya tersedia untuk alamat IP kelas B.

Lalu, bagamana dengan VLSM???
Kepanjangan dari VLSM adalah Variable Length Subnet Mask. Vlsm adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana dalam vlsm dilakukan peningkatan dari kelemahan subneting klasik, yang mana dalam clasik subneting, subnet zeroes, dan subnet- ones tidak bisa digunakan. selain itu, dalam subnet classic, lokasi nomor IP tidak efisien.

Misalkan kita memiliki empat buah network dengan jumlah host yang berbeda-beda untuk tiap networknya. Net-A (14 host), Net-B (30 host), Net-C (20 host) dan Net-D (6 Host). Ip yang digunakan adalah 192.168.100.xx . Bagaimana kita membuat subnet dengan menggunakan VLSM?
Silahkan download ebooknya. Klik di sini untuk DOWNLOAD.


Sebagai bacaan tambahan silahkan download artikel lain tentang VLSM klik DI SINI.

Daftar Pustaka :
-http://id.wikipedia.org/wiki/CIDR
-nic.unud.ac.id
-palembang-slackers.org
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 07 Maret 2012

Salam Kenal

Hai, sobat blogger semuanya...
Salam kenal, sudah lama gak nge-blogging tiba-tiba dapat tugas buat blog lagi. Tapi gak apalah, lama gak posting2 uda kangen. Di blog baru ini saya akan mencoba berbagi ilmu, share berbagai info dengan kawan-kawan semua.
Berbagai materi, tugas, projek, contoh-contoh berbagai macam ilmu akan saya sajikan di sini. Tidak ketinggalan juga link download software-software dan tutorial juga akan saya coba posting di sini.
Baiklah, kita langsung saja menjelajah dunia bersama Free Load Us.

»»  Baca Selengkapnya...

Template by:

Free Blog Templates